Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama, pada hari Kamis lalu, 2 Februari 2017, bertempat di Hotel Bunga Yotefa, Jayapura justru meneguhkan semangat kemajemukan sementara ramainya isu intoleransi di pulau Jawa, terutama menjelang pilkada.

Berkumpul di hari itu, beberapa organisasi pemuda di Papua, seperti Pemuda Katolik, GAMKI Papua, GMKI Papua, GP Ansor Papua, HMI MPO Papua, PMKRI Papua, Pemuda GIDI, Perwakilan Pemuda Hindu, Perwakilan Pemuda Budha, Pemuda Demokrat, ICAKAP. Mereka berdiskusi dan menyuarakan keprihatinan pada kondisi bangsa Indonesia yang mulai tercabik-cabik oleh isu dan kelompok intoleransi.

” Pemuda harus mengambil sikap tegas atas kondisi bangsa ini. Kami mengutuk keras oknum yang membawa isu agama dan politik dan ingat, jangan bawa nama negara untuk kepentingan tertentu, “Rikardus Faroka, Ketua Pemuda Katolik

Herman Tjoleng dari GP Ansor mengatakan jangan ada pihak yang mengganggu kebhinnekaan Indonesia. Indonesia menjadi kuar karena banyaknya perbedaan. Sementara Yopi F Rohmadi dari GAMKI menyatakan bahwa, “Sebenarnya mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan kekompakan dan kebersamaan melawan para teroris, radikal dan penghimpun berita hoax , demi menjunjung tinggi kebhinekaan dan toleransi umat beragama di Indonesia”.

Generasi muda, penerus bangsa di tanah Papua akan terus melawan dan mengawal tumbuh dan berkembangnya para penggiat kelompok teroris, radikal, pengembang berita hoax maupun kelompok tertentu. Kekompakan generasi Papua ini terwujud dalam pernyataan bersama dengan menamakan diri Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama Selamatkan Indonesia.

Mengacu pada berbagai tindakan kelompok intoleransi, teroris, radikal, pegiat berita Hoax maupun kelompok provokatif , maka Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama Selamatkan Indonesia menyatakan:

1. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama akan terus menjaga dan mengutuk tindakan intoleransi yang terus terjadi di beberapa daerah agar Papua bebas dari pengaruh-pengaruh kelompok teroris, radikal, intoleransi maupun pegiat berita hoax.

2. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama untuk Indonesia akan tetap menjaga dan menetralisir isu-isu provokatif bernuansa politik, agama agar tanah Papua tetap aman, tertib dan damai.

3. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama tetap menjunjung tinggi pilar-pilar kebangsaan yang selama ini terjaga.

4. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama menghormati dan menghargai adanya perbedaan suku, ras, agama dan seluruh penganut kepercayaan yang ada di tanah Papua seperti yang selama ini terjaga keberagamannya.

5. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama pimpinan umat beragama di tanah papua, agar ikut menyuarakan ajakan damai kepada seluruh umatnya sehingga kedamaian dan keragaman di tanah papua tetap terjaga.

6. Bahwa kami Solidaritas Pemuda Papua Lintas Agama meminta kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI), agar menindak tegas segala bentuk penyebar isu SARA melalui media sosial, media massa dan media elektronik sesuai dengan peraturan per undang-undangan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *