Kami, berbagai elemen masyarakat kewargaan Yogyakarta yang kemudian berhimpun ke dalam  Aliansi Masyarakat Peduli Kebhinnekaan, dalam beberapa bulan terakhir menyimak kondisi Yogyakarta sebagai berikut:

Maraknya kampanye atau publikasi di beberapa saluran komunikasi  media sosial maupun media luar ruang,  yang berisi pesan-pesan kebencian dan permusuhan.
Dimanfatkannya ruang-ruang publik di kota ini bagi  aktivitas yang menciderai toleransi dan mengingkari keberagaman.

Maka kami mengajak dan mendorong berbagai pihak khususnya:

  1. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, agar aktif terlibat, mendukung, dan menjaga dengan sungguh-sungguh berbagai gerakan keberagaman dan kebhinekaan  di tingkat pemerintah daerah demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Aparat penegak hukum, agar mengambil tindakan tegas terhadap berbagai aksi intoleransi yang meresahkan masyarakat dan mencederai wilayah DIY.
  3. Berbagai elemen masyarakat sipil, untuk  bergerak bersama menjunjung tinggi keberagaman dan  kebhinekaan sebagai  modal sosial dan kekuatan DIY sebagai Rumah Kebhinekaan.
  4. Pemerintah maupun masyarakat, untuk mengembalikan ruang-ruang publik sebagai media ekspresi dalam hal toleransi, kebhinekaan, keberagaman yang dijamin konstitusi.

Yogyakarta, 11 Februari 2017
Aliansi Masyarakat Peduli Keberagaman DIY,

Narahubung :  Agnes Dwi Rusjiati (081322490351)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *