16
Jun

Memaknai Guyub Rukun Handarbeni

Komunitas Beda Itu Biasa (BIB), Gusdurian, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahsiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), LBH Semarang, Pelita, Elsa, EIN Institute, dan Journalist Creative pada menggelar Ngabuburit Kebangsaan untuk memperingati hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2017 yang betepatan dengan bulan suci Ramadan. Menggunakan slogan Guyub […]

16
Jun

Takjil Kemanusiaan: BIB Amalkan Sila Kedua

Komunitas Berbeda Itu Biasa atau BIB menggelar aksi Takjil Kemanusiaan di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat untuk memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni.  Paulina Gandhes, Koordinator BIB mengatakan hari lahir Pancasila menjadi pengingat untuk semua masyarakat Indonesia, bahwa negeri ini didasarkan pada Pancasila. “Nah kemudian jadi reflektif pertanyaanya, sudah belum Pancasila teramalkan untuk Indonesia pada umumnya? […]

31
May

Titik Hakiki Toleransi

Setidaknya, ada empat domain bagi kesinambungan dan ekspresi keberagaman; domain pribadi, jamaah, masyarakat, dan negara. Dari keempatnya, gesekan lebih sering terjadi pada domain masyarakat atau sosial, karena pada wilayah ini terjadi interaksi antara komunitas sebuah agama dengan komunitas agama lain. Gesekan ini, misalnya, terjadi saat kekuatan jamaah atau kelompok menggeser ruang publik. Jelas ini melanggar […]

2
May

Ini Dia 8 Kebudayaan Unik di Indonesia

Hai BIB’s! Kali ini tim Berbeda Itu Biasa ingin mengajak anda terlibat melestarikan kebhinekaan Indonesia. Caranya sederhana saja, mari kita telusuri kepulauan dari Sabang sampai Merauke, dengan beragam suku, ras, dan agama, tentu ada banyak tradisi yang berlaku di Indonesia. Berikut delapan tradisi yang berhasil diarsipkan oleh tim redaksi Berbeda Itu Biasa.   Ritual Tiwah […]

2
May

Catatan Perjalanan Spiritual di Pasar Baru

Pada 25 Maret 2017 dan 29 April 2017 lalu, Jakarta Good Guide dan 100 Persen Manusia mengadakan sebuah gerakan jalan kaki bersama untuk menumbuhkan nilai pluralisme dan kebhinekaan. Gerakan jalan bersama itu bernama A Walk To Understand. Nah, tim Berbeda Itu Biasa juga berkesempatan untuk hadir dan beinteraksi dengan para peserta A Walk To Understand. […]

31
Mar

Aku dan Tanah Marapu

Saya sebagai penulis dalam tulisan ini diwajibkan untuk bercerita sedikit mengenai mengapa saya bisa ada di Sumba Timur. Singkat saja saya adalah orang kota Jakarta yang tidak mempunyai kampung. Masa kecil saya diwarnai dengan pergi ke warnet ketika teman-teman saya yang lain mudik. Inilah alasan mengapa saya norak. Kemudian, ketika lulus kuliah saya ingin menjadi […]

29
Mar

Memahami Keberagaman Melalui “A Walk to Understand”

Siang itu, lima orang teman-teman Berbeda Itu Biasa (BIB) mengikuti acara tur singkat yang diselenggarakan oleh Jakarta Good Guide dan 100 Persen Manusia pada Sabtu, 25 Maret 2017 bertajuk ‘A Walk To Understand.’ Seperti yang dilansir dalam Rappler.com, Rain Cuaca, Director 100 Persen Manusia mengatakan ada sekitar 48 peserta yang mengikuti acara A Walk To […]

24
Mar

Mengapa Kita Tak Boleh Rasis?

“HAI manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal,” itu bunyi al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13. Saya yakin, di […]

Membangun Masyarakat Inklusif dalam Bingkai Ke-Indonesia-an

Identitas ke-Indonesiaan merupakan sebuah pencarian dan proyek bersama yang belum selesai pasca kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Hari-hari ini kita masih melihat kebingungan di sana-sini akibat tidak memahami identitas ke-Indonesiaan. Konflik antar suku ataupun konflik antar pemeluk agama menjadi pertanda kebingungan atas realitas perbedaan antarelemen masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pertanyaan apa itu Indonesia sebagai sebuah nation […]