Kebhinnekaan Indonesia (Masih) Menjadi Kekayaan Kita

Klaim saya begini: anak muda zaman sekarang lebih tertarik untuk pergi nongkrong di mall daripada mengunjungi tempat-tempat bersejarah, misalnya monumen atau museum. Pernyataan ini tidak didasarkan penelitian saintifik dan sahih sih, tetapi sebagaimana saya katakan tadi, hanya sebuah klaim berdasarkan pengamatan sekilas. Atau, seandainya datang ke tempat-tempat bersejarahpun, alih-alih memahami narasi sejarah yang terkandung di […]

17
Sep

SARA dan Politik Dalam Satu Tubuh

Suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) memang sebuah hal yang sensitif. Tak jarang, ketika “disenggol” sedikit, hati langsung nyelekit. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 2004, Indonesia memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504 buah, dengan 7.870 di antaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama. Jumlah total populasi Indonesia sekitar 257 juta penduduk, […]

26
Aug

Satya Winnie: Memaknai Ulang Kebhinekaan Sebagai Blogger

Satya Winnie Sidabutar (25), seorang perempuan berdarah Batak, Sumatera Utara ini mengakui bahwa blog adalah platform yang paling tepat untuk mempromosikan ragam potensi kebudayaan, pariwisata, dan tradisi di Indonesia. Kenyataan itu yang mendorong alumnus Universitas Indonesia ini untuk mulai menapaki jalan sebagai seorang travel blogger. “Saya sudah menjejak di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Tinggal […]

Belum Merdeka di Hari Merdeka

YOGYAKARTA – Tit… tit…. tit.. suara klakson kendaraan menghentak riuh keramaian di Jalan Ahmad Yani, Ngupasan, Gondomanan Yogyakarta. Beberapa pelajar terlihat berjalan berbaris menuju Istana Yogyakarta yang dikenal masyarakat dengan nama Gedung Agung. Mengenakan beragam pakaian adat nusantara, para pelajar memasuki halaman Gedung Agung tempat dilangsungkannya upacara bendera memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-72. Ada pula […]

22
Aug

Nicholaus Prasetya: Indonesia Tidak Pernah Kehabisan Orang-orang Baik

Tragedi 1998, menjadi tahun yang membekas bagi Nicholaus Prasetya (26) salah seorang lelaki keturunan Tionghoa saat ia masih kecil. Bukan karena kejadian 1998 yang kerap disebut meninggalkan trauma bagi golongan Tionghoa. Sebaliknya, 1998 justru membawa keyakinan baginya bahwa Indonesia selalu memiliki orang-orang yang baik. Nicholaus yang akrab disapa Nicho, pernah menyabet juara II Ahmad Wahib […]