30
Nov

Pelajaran Toleransi Pertama Saya

Ada beberapa suara yang saya sukai; suara bapak-bapak mengaji di mushala kampung tiap Jum’at malam, atau suara Cici dan Koko asli Semarang saat bicara pakai bahasa Jawa. Belum tahukah kamu, bahwa orang Tionghoa yang bicara bahasa Jawa kadang jauh lebih medok, bahkan menggunakan pilihan kata yang lebih “njawani” dibandingkan orang Jawa tulen? Coba dengerin, deh. […]

31
May

Titik Hakiki Toleransi

Setidaknya, ada empat domain bagi kesinambungan dan ekspresi keberagaman; domain pribadi, jamaah, masyarakat, dan negara. Dari keempatnya, gesekan lebih sering terjadi pada domain masyarakat atau sosial, karena pada wilayah ini terjadi interaksi antara komunitas sebuah agama dengan komunitas agama lain. Gesekan ini, misalnya, terjadi saat kekuatan jamaah atau kelompok menggeser ruang publik. Jelas ini melanggar […]

INDONESIA TIDAK BUTUH TOLERANSI

Globalisasi dan Perebutan Panggung Globalisasi adalah ranah hidup segala macam paham atau nilai. Dalam hal ekonomi, misalnya ada kapitalisme, sosialisme, Ekonomi Pancasila, hingga syariah. Belum lagi nilai-nilai budaya dan pergaulan sehari-hari, mulai dari sopan santun dengan pakaian tertutup model budaya Timur hingga yang serba terbuka dalam budaya Barat. Di dalam agama juga demikian: Ada yang […]

Yang (Ingin) Kita Percayai

Kau tahu, ada banyak jalan menuju Roma. Tapi bagi banyak orang, hanya ada satu jalan menuju surga. Itu adalah jalanku. Bagiku. Juga jalanmu. Bagimu. Saya ingat sebuah kejadian pada Juni 2015 yang membuat saya termenung cukup lama. Saat itu saya sedang menghabiskan waktu sendirian di dalam kamar rumah di Jakarta, duduk di lantai berseberangan dengan […]